APLIKASI OZONISASI DALAM UPAYA PENGAWETAN PRODUK HORTIKULTURA TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.)
DOI:
https://doi.org/10.54895/lansium.v3i1.1238Abstract
Produk hortikultra memang memiliki manfaat sebagai sumber dari vitamin dan mineral, akan tetapi produk hortikultura juga memiliki kelemahan. Kelemahan dari produk hortikultura adalah produk yang mudah rusak dan mengalami penurunan kualitas. Komoditas hortikultura pascapanenadalah hasil produk hortikultura yang masih aktif untuk melakukan aktifitas metabolisme. Buah tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) merupakan tanaman dalam famili solanaceae. memiliki kandungan zat-zat yang berguna untuk tubuh manusia. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi kerusakan buah tomat yang diakibatkan oleh mikrobiologi dan senyawa kimia kontaminan adalah dengan melakukan ozonisasi terhadap produk hortikultura. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji aplikasi ozonisasi menurut dosis dan duarasi perendaman terhadap buah tomat. Penelitian ini menggunakan metode rancangan eksperimental dengan rancangan petak terbagi (split plot design). Hasil dari penelitian ini aplikasi ozonisasi dengan dosis 0 ppm, 1,5 ppm, dan 3 ppm berpengaruh sangat nyata pada variabel penelitian perubahan kadargula. Sedangkan pada susut bobot, aplikasi ozonisasi berpengaruh nyata, namun untuk perendaman tidak berpengaruh nyata pada semua variabel penelitian. Pada pengaplikasian dosis ozon 3 ppm selama 15 dan 30 menit memberikan penyusutan kandungan gula terkecil, yaitu 12%. Aplikasi ozon dengan dosis 1,5 ppm dan 3 ppm dengan perendaman 30 menit memberikan penyusutan paling rendah, yaitu 14%.







