APLIKASI BIOCHAR SEKAM PADI DAN MULSA ORGANIK PADA BUDIDAYA TANAMAN TOMAT CERI
Keywords:
Biochar, Fisik Tanah, Kesuburan, Mulsa, ProduksiAbstract
Peningkatan kesuburan tanah untuk tanaman tomatceri dapat di lakukan dengan memperbaiki sifat fisik, biologi dan kimia tanah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pemberian biochar sekampadi dan mulsa organic terhadap pertumbuhan dan produksi pada tanamantomatceri. Pelaksanaan penelitian di Kelurahan Air KutiKecamatan Lubuklinggau Timur I Kota Lubuklinggau dengan ketinggian 94 meter diatas permukaan laut (mdpl), bulan April - Juni 2022menggunakanRancanganAcakKelompok (RAK) dengan tiga kelompok. Perlakuandosis biochar (B) terdiri dari: 2,5 ton ha-1 (B1), 5,0 ton ha-1 (B2), 7,5 ton ha-1 (B3), dan mulsa organik (J) terdiridari:jerami padi (J1), serbuk gergaji (J2), dan alang-alang (J3). Jumlah petak penelitian sebanyak 27 unit, dan setiap unit diambil 5 tanamansebagai sampelsecara acak.Parameter yang diamati berupa tinggi tanaman, jumlah cabang primer, jumlah buah pertanaman, berat buah per tanaman, dan produksi buah perpetak. Analisis data dengan Analisis of Varians (Anova), pengaruhperlakuandianalisis denganUji Beda NyataJujur (BNJ), dan tingkat ketelitian pengamatan digunakan uji Koefisien Keragaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biochar sekam padi berpengaruh nyata pada tinggi tanaman,sedangkan mulsa organik dan interaksinya dengan biocharberpengaruhnyatapada jumlah buah pertanaman. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitianbahwa pemberianbiochar sekam padi sebanyak 7,50 ton ha-1mampu menghasilkan pertumbuhan dan produksitanamantomat ceri.Mulsa organik jerami padilebih baik untuk digunakan dalam budidaya tanaman tomat ceri. Interaksiantara biochar sekam padi dan mulsa jerami padimampu meningkatkan produksi tomat ceri.







