Pengaruh Pemberian Pemberian Pupuk Kandang Kambing dan Kalium SulfatTerhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.)
Keywords:
bawang merah, pupuk kandang, kalium sulfatAbstract
Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang kambing dan kalium sulfat terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah.Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Baturaja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Pelaksanaan penelitian di lakukan bulan Februari sampai April 2025.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) yang terdiri dari 2 faktor yaitu: Faktor pertama adalah pupuk kandang kambing (P): P1 = 10 ton/ha (1 kg/petak)P2=20 ton/ha (2 kg/petak),P3 =30 ton/ha (3 kg/petak), Faktor kedua adalah pupuk Kalium Sulfat (K):K1=100 kg/ha (10 g/petak), K2=150 kg/ha (15 g/petak), K3=200 kg/ha (20 g/petak). K4=250 kg/ha (25 g/petak).Peubah yangdiamati: Tinggi Tanaman (cm), Berat Basah Tajuk (g). Berat Kering Tajuk (g), Jumlah Umbi Per Rumpun (buah). Berat Basah Umbi Per Rumpun (g), Bobot Kering Umbi Per Rumpun (g).Produksi/petak.Kombinasi perlakuan pupuk kotoran kambing 20 ton/ha (2 kg/petak) dan pupuk kalium sulfat 250 kg/ha (25 g/petak) merupakan kombinasi perlakuan yang cenderung lebih baik untuk mendukung pertumbuhan tanaman bawang merah. Sedangkan kombinasi perlakuan pupuk kotoran kambing 10 ton/ha (1 kg/petak) dan pupuk kalium sulfat 200 kg/ha (20 g/petak) merupakan kombinasi perlakuan yang cenderung lebih baik untuk mendukung produksi tanaman bawang merah.







