PENGARUH PENGATURAN JARAK TANAM DAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK BLOTONG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt)
DOI:
https://doi.org/10.54895/lansium.v2i2.911Keywords:
anorganik, blotong, jagung manisAbstract
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pengaturan Jarak Tanam dan Takaran Pupuk Organik Blotong Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt). yang dilaksanakan di kebun percobaan Universitas Baturaja pada bulan Desember sampai dengan bulan Maret 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan faktor pertama 4 taraf dan factor kedua 3 taraf diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan, setiap petakan terdiri dari beberapa tanaman tergantung jarak tanam, dengan 3 tanaman sebagai tanaman contoh. Perlakuan jarak tanam yang digunakan yaitu J1 (70 cm x 10 cm), J2 (70 cm x 20 cm), J3 70 cm x 30 cm), selanjutnya pupuk organik blotong, P0 (dosis penuh N, P, K) P1 (pupuk blotong 2,5 kg/petak + ½ dosis anorganik), P2 (pupuk blotong 5 kg/petak + ½ dosis anorganik) dan P3 (pupuk blotong 7,5 kg/petak + ½ dosis anorganik). Peubah yang diamati yaitu: Tinggi tanaman (cm), berat basah tajuk (g), berat kering tajuk (g), berat tongkol berkelobot (g), berat tongkol tanpa kelobot (g), panjang tongkol tanpa kelobot (cm) dan diameter tongkol tanpa kelobot (cm). Respon Pertumbuhan dan Produksi jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) menunjukan bahwa P2J3 (pupuk blotong 5 kg/petak dan jarak tanam 70 cm x 30 cm) merupakan perlakuan yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Jarak tanam 70 cm x 20 cm merupakan jarak tanam yang lebih baik untuk pertumbuhan dan produksi. Pupuk organik blotong dengan dosis 30 ton/ha (7,5 kg/petak) merupakan takaran yang lebih baik untuk pertumbuhan dan produksi.






