PENERAPAN TEKNOLOGI PEMANENAN AIR HUJAN SEBAGAI UPAYA PENYEDIAAN AIR BERSIH BAGI MASYARAKAT DESA LUBUK RUKAM KABUPATEN OGAN KOMERING ULU

Authors

  • M. Agung Septian Fakultas Teknik dan Komputer Universitas Baturaja
  • Muhammad Rizka Fadli Wibowo Fakultas Teknik dan Komputer Universitas Baturaja
  • Lindawati Fakultas Teknik dan Komputer Universitas Baturaja
  • Enda Kartika Sari Fakultas Teknik dan Komputer Universitas Baturaja
  • Yuni Widia Sari Fakultas Teknik dan Komputer Universitas Baturaja

Keywords:

Pemanenan Air Hujan, Air Bersih, Filtrasi Bertingkat, Pemberdayaan Masyarakat, Pedesaan

Abstract

Ketersediaan air bersih di wilayah pedesaan Indonesia menghadapi tantangan kompleks akibat kekeringan musiman, keterbatasan jaringan perpipaan, dan penurunan kualitas air tanah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan dan mengevaluasi teknologi Sistem Pemanenan Air Hujan (SPAH) atau Rainwater Harvesting (RWH) sebagai solusi penyediaan air bersih yang mandiri, ekonomis, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan sosialisasi untuk meluruskan persepsi warga, pelatihan pemeliharaan sistem, serta pemasangan fisik instalasi penampungan dan filtrasi air hujan di beberapa wilayah desa Lubuk Rukam Kabupaten Ogan Komering Ulu . Hasil kegiatan menunjukkan bahwa SPAH skala rumah tangga yang dibangun secara mandiri dengan biaya terjangkau (Rp500.000 hingga Rp1.500.000) mampu menampung hingga 600 liter air dalam satu kali hujan lebat. Penerapan filtrasi bertingkat, yang mengombinasikan filtrasi konvensional (ijuk, pasir kuarsa, batu kapur) dan modern bertekanan rendah (PP, CTO, GAC), berhasil meningkatkan kualitas fisik dan kimia air hujan. Hasil uji laboratorium menunjukkan penurunan nilai TDS dari 101,3 ppm menjadi 20,7 ppm serta kekeruhan dari 3,72 NTU menjadi 1,42 NTU, sehingga memenuhi standar kesehatan air higienis sanitasi berdasarkan regulasi Kementerian Kesehatan. Selain dari sisi teknis, program ini berhasil memperkuat modal sosial melalui pembentukan kelompok pengelola lokal yang menjamin keberlanjutan operasional sistem secara mandiri.

Downloads