RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum) DI BERBAGAI KOMPOSISI MEDIA TAILING PASCA PENAMBANGAN TIMAH

Authors

  • Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Perikanan, Dan Biologi Universitas Bangka Belitung
  • fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
  • Mahasiswa (S1) Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Baturaja

DOI:

https://doi.org/10.54895/lansium.v1i1.214

Keywords:

rumput gajah, tailing, bahan organik, NPK.

Abstract

Salah satu hijauan potensial tersebut adalah rumput gajah. Tanaman rumput gajah juga diketahui dapat tumbuh pada tanah yang kritis dan minim akan nutrisi.   Tailing merupakan hasil penambangan yang memiliki kadar hara rendah dan dominan pasir.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  karakter  yang  dapat  digunakan  untuk  menentukan kemampuan adaptasi rumput gajah terhadap di media lahan pasca penambangan timah. Selanjutnya diperlukan pula informasi komposisi  media  tanam  terbaik  untuk  karakter  perlakuan rumput gajah di lahan pasca penambangan timah.  Penelitian dilaksanakan bulan April sampai Juli 2017 di lahan kebun percobaan dan penelitian Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Biologi Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok   dengan 9 komposisi media tanam dan 3 ulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan karakter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, dan berat basah akar dapat digunakan sebagai karakter kemampuan adaptasi rumput gajah di media tailing bekas penambangan timah.  Komposisi media tailing 55% + ultisol 40% + bahan organik 5% + NPK  6 gram adalah media yang mengoptimalkan pertumbuhan rumput gajah di media tailing.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-09-03