RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TERONG UNGU (Solanum melongena L.) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK KANDANG KAMBING DAN KONSENTRASI MIKROORGANISME LOKAL (MOL)
DOI:
https://doi.org/10.54895/7kbzvf08Keywords:
Terong Ungu, Pupuk Kandang Kambing, Mikroorganisme Lokal (MOL), Pertumbuhan, ProduksiAbstract
Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Terong Ungu (Solanum Melongena L.) Akibat Pemberian Pupuk Kandang Kambing Dan Konsentrasi Mikroorganisme Lokal Penelitian Ini Dilaksanakan Di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Baturaja Pada Bulan November 2025 Sampai Dengan Bulan Februari 2026. Penelitian Ini Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial Dengan 2 Faktor, Faktor Pertama Jenis Pupuk Kandang Kambing Dengan 4 Taraf (K). Faktor Kedua Menggunakan Mikroorganisime Lokal Terdiri Dari 3 Ulangan (M). Jadi Terdapat 12 Kombinasi Perlakuan Diulang Sebanyak 3 Kali Dengan 4 Tanaman Contoh. Faktor Pertama Pupuk Kandang kambing Perlakuan Pupuk Kandang Kambing Yaitu KO-Tanpa Pupuk Kandang Kambing, KI-Pupuk Kandang Kambing, K2-Pupuk Kandang Kambing, K3 Pupuk Kandang Kambing. Faktor Kedua MOL M1-100 Ml/ Liter Air, M2-200), Ml/ Liter Air, M3 300 Ml/ Liter Air Peubah Yang Diamati Yaitu Waktu Keluar Bunga (Hst), Jumlah Cabang Primer, Tinggi Tanaman (Cm), Berat Basah Tajuk (G), Berat Kering Tajuk (G), Berat Buah Pertanaman (G), Jumlah Buah Pertanaman, Panjang Buah (Cm), Produksi/Perpetak (Kg). Dapat Disimpulkan Bahwa Interaksi Antara Perlakuan Pemberian Beberapa Pupuk Kandang Kambing Dan MOL tidak Berpengaruh Terhadap Seluruh Peubah Yang Diamati Sedangkan MOL M1-100 Ml/ Liter Air Merupakan Perlakuan Cenderung Lebih Baik Terhadap Pertumbuhan, Dan Faktor Produksi Pada Perlakuan M2 200 Ml/ Liter Air Mampu Memberikan Hasil Terbaik Pada Hasil Tanaman. Pada Perlakuan MI Dan M3 Tidak Lebih Baik Dibandingkan Dengan M3 Dikarenakan Bisa Jadi Kelebihan Unsur Hara Tidak Bisa Dimanfaatkan Oleh Tanaman Dan Bisa Berakibat Buruk Bagi Tanaman.
Downloads
References
Abdillah, R., Widaryanto, E., dan Sebayang, H.T. 2018. Pengaruh pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Jurnal Produksi Tanaman 6(11): 2878–2885.
Abraham, J. 2024. Unit testing dan user acceptance testing pada sistem informasi. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi, 12–25.
Ali, (2024). Pengaruh pemberian pupuk organik cair dari ekstrak kulit buah pisang dan pupuk kandang kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bit merah (Beta vulgaris L). SIMBIOSIS (Jurnal Sains Pertanian), 1 (1), 21 – 30. https://doi.org/10.30599/simbiosis.v1i1.332.
Andina, A. F., dan Zulkifli. 2023. Pengaruh berbagai jenis bokashi dan konsentrasi MOL nasi terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman terung putih (Solanum melongena L.). Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur, 3(1), 29–38.
Badar, U., Jaenudin, A., dan Wahyuni, S. 2021. Pengaruh dosis pupuk kandang kambing dan urea terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung (Solanum melongena L.) kultivar silila. Agroswagati: Jurnal Agronomi, 9(1): 1–9.
Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan. 2025. Produksi Tanaman Sayuran dan Buah-buahan Semusim Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024. Palembang: BPS Provinsi Sumatera Selatan.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Ogan Komering Ulu. 2025. Kabupaten Ogan Komering Ulu Dalam Angka 2025. Baturaja: BPS Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Burhan, A. 2022. Pengaruh Pupuk Organik (Kandang Kambing) Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman terong ungu (Solanum Melongena L.). Universitas Madako. Jurnal Multidisiplin Madani. 2(6): 2636-2658.
Direktorat Jendral Perkebunan. 2018. Pembuatan Mikro Organisme Lokal (MOL) dan Matabolit Sekunder Agen Pengendali Hayati (MS-APH). Kementerian Pertanian. Jakarta
Ernawati, 2013. Pengaruh Media Tanam dan Dosis Pupuk Kandang Kambing Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum melongena L). Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar Meulaboh, Aceh Barat
Fitria, 2015. Perlindungan Hukum Terhadap Pemulian dan Varietas Tanaman Terong Putih (Kania F1). Skripsi. Universitas Jember. 4-26.
Farida, S. 2021. Pengaruh pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Jurnal Agroteknologi, 15(2): 45–53.
Farida, N., dan Puryani, I. 2019. Pengaruh jenis pupuk kandang dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung. Jurnal Agrida, 1(1): 1–10.
Ghaisani, N., Widaryanto, E., dan Herlina, N. 2020. Pengaruh pemberian nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman hortikultura. Jurnal Produksi Tanaman 8(3): 245–252.
Handasari, R., Nurhayati, dan Rahmawati. 2022. Pemanfaatan mikroorganisme lokal (MOL) sebagai bioaktivator terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Jurnal Agroteknologi 16(2): 85–93.
Hamzah, A., dan Siswanto. 2023. Pengaruh pupuk organik terhadap sifat fisik, kimia, dan biologi tanah serta pertumbuhan tanaman. Jurnal Agroteknologi 17(1): 15–24.
Hanantio, Helmi Rafif. 2024. Pengaruh dosis pupuk kandang kambing pada pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) varietas Nauli F1. Skripsi, Universitas Islam Balitar Blitar.
Harizena, I. N. D. 2012. Pengaruh Jenis dan Dosis MOL Terhadap Kualitas Kompos Sampah Rumah Tangga. Skripsi. Konsentrasi Ilmu Tanah dan Lingkungan Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Udayan. Denpasar.
Hartati, T. M., dan Rachman, I. 2022. Pengaruh pemberian pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman caisim (Brassica campestris) di inceptisol. Agro Bali: Agricultural Journal, 5(1):92 -101.
Hidayat, N., 2018. pemanfaatan mikroorganisme lokal nasi basi terhadap pertumbuhan tanaman sayuran. jurnal agronida, 4(2), 45-52.
Hidayat.T., Susylowati, dan Nazari. A. P. D., 2020. Pertumbuhan Dan Hasil Dua Jenis Tanaman Terung (Solanum melongena L.) Dengan Pengaplikasian Beberapa Jenis Pupuk Kotoran Hewan, Jurusan Agroekoteknologi. 44(3) 337-346.
Higa, T., dan Parr, J.F. 2012. Beneficial and Effective Microorganisms for a Sustainable Agricultureand Environment. Japan: International Nature Farming Research Center.
Hertos, Mohammad. 2019. Pengaruh pupuk kandang kotoran ayam dan pupuk npk mutiara yaramila terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung (Solanum Melongena L.) pada tanah berpasir. Anterior jurnal vol (14) no.(2). 147-153.
Juwita, A. I., Mustafa, A., & Tamrin, R. 2017. Studi pemanfaatan kulit kopi arabika (Coffee arabica L.) sebagai mikro organisme lokal (MOL).Agrointek: Jurnal Teknologi Industri Pertanian,11(1), 1-8.
Julita, S., H. Gultom dan Mardaleni. 2013. Pengaruh Pemberian Mikro Organisme Lokal (MOL) Nasi dan Hormon Tanaman Unggul terhadap Pertumbuhandan Produksi Tanaman Cabai (Capsicum annum L.). Jurnal DinamikaPertanian. 28 (3): 167-174.
Kartana, S. N., Maysra, M., dan Fitriani, B. 2023. Peranan Mikroorganisme Lokal (MOL) Tapai Ubi dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L). Jurnal PIPER, 19(2), 75–83. Universitas Kapuas Sintang.
Kiki, R., Syafruddin, dan Marlina. 2017. Pengaruh bahan organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong (Solanum melongena L.). Jurnal Agrotek Tropika 5(2): 85–92.
Lingga, P., dan Marsono. 2013. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta: Penebar Swadaya.
Maghfoer. 2021. "Pengaruh PGPR Dan Dosis Pupuk Kandang Kambing Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Terung Gelatik (Solanum melongena L.) Varietas Kenari The Effect of PGPR and Doses of Goat Manure Fertilizer on Growth and Yield of Gelatik Eggplant (Solanum melongena L.) Kenari Variety." Jurnal Produksi Tanaman 7(10): 1920-29.
Max Sahetapy. 2012. Respon Terong (Solanum Melongena L.) Terhadap Perlakuan Dosis Pupuk Herbafarm. Fakultas Pertanian, Universitas Klaba. Jurnal Ilmiah Unklab.16(1): 1-7.
Midranisia, Delita K, Handayani E, dan Hafid H. 2019. Respon Pertumbuhan Beberapa Varietas Tanaman Terong ungu (Solanum melongena L.) Pupuk Kandang Kambing yang Diberikan Kantong Plastik. Dapatermen Agroteknologi. Stiper Sriwigama Palembang Sumatra Selatan.
Prasetyo, B. H., & Suriadikarta, D. A. 2016. Karakteristik Potensi dan Teknologi Pengelolaan Tanah Ultisol Untuk Pengembangan Pertanian Lahan Kering Di Indonesia. Litbang Pertanian 25 (2): 39–47.
Prasetyo, 2018. Karakteristik Potensi dan Teknologi Pengelolaan Tanah Ultisol Untuk Pengembangan Pertanian Lahan Kering Di Indonesia. Litbang Pertanian 25 (2): 39–47.
Peni, R., Yuliani, dan Safrizal. 2023. Pengaruh pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman hortikultura. Jurnal Agroteknologi 17(1): 34–42.
Rao, Subba. 1994. Mikroorganisme Tanah dan Pertumbuhan Tanaman Edisi Kedua. Jakarta: Universitas Indonesia dalam Prosiding Seiminar Nasional ISSN 2443-1109 Volume 04 Nomor 1.
Rangkuti, N. P. J., Mukarlina, M., dan Rahmawati, R. 2017. Pertumbuhan Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) yang diberi Pupuk Kompos Kotoran Kambing dengan Dekomposer Trichoderma harzianum. Jurnal Protobiont, 6(3), 18–25.
Saraswati, R dan Sumarno. 2008. Pemanfaatan Mikroba Penyubur Tanah Sebagai Komponen Teknologi Pertanian. Jurnal Iptek Tanaman Pangan, 3(1):41-58.
Sejati, R., dan Abror, M. 2020. Pengaruh kombinasi pupuk organik dan mikroorganisme lokal terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong (Solanum melongena L.). Jurnal Agroteknologi 14(1): 21–29.
Subhan, M., Syafruddin, dan Marlina. 2015. Pengaruh pupuk kandang kambing terhadap sifat tanah dan pertumbuhan tanaman. Jurnal Agroteknologi 9(2): 101–109.
Suleman D, Resman, Namriah, Boer D. Yusuf D. dan Andi W. 2022. Pertumbuhan Dan Hasil terong ungu (Solanum Melongena L.) Yang Diberi Pupuk Kandang Kambing Dan Bokasi Limbah Pasar Di Tanah Ulitsol. Jurnal Agrotec. 12(1): 44-52.
Tasuab, K .E. 2021. Pengruh Pemberian Dosis Pupuk Organik Cair Limbah Tahu Terhadap Sifat Kimia Tanah Vertikol (C-Organik, N-Total, Dan Ktk) Serta Hasil Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill.). Skripsi. Departemen Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cndana, Kupang, Nusa Tenggara Timur.66
Teresia B., Amaano F., dan Yohanna T.V.F. 2022. Pengaruh Penggunaan Limbah Cair Ampas Tahu Terhadap Pertumbuhan Tanaman Terung Ungu (Solanum Melongena L.). Pendidikan Biologi, Nias Selatan. Tunas : Jurnal Pendidikan Biologi.3(1).
Tony, T., Setiawan, S., Rahman, R., dan Rasud, Y. 2020. Uji berbagai jenis mikroorganisme lokal (MOL) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakchoy (Brassica rapa L.) secara hidroponik. J-PEN Borneo: Jurnal Ilmu Pertanian, 3(1), 1-7.
Yulhasmir, 2011. Respon Pertumbuhan dan Hasil Galur Lokal Padi Gogo (Oryzasativa L) dan Berbagai Takaran Hara N,P, dan K. Fakultas Pertanian Universitas Baturaja
Wahyuningsih, A.T., M.I, Kahtan., Dan A, Widiyantoro. 2023. Efektivitas Ekstra Etanol Kulit Terong Ungu (Solanum Melongena L.) Sebagai Antimalaria Terhadap Jumlah Basofil Darah Mencit (Mus Musculus) Yang Diinduksi Plasmodium Berghei. Jurnal Cahaya Mandalika (JLM). 3(2):1935-194
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







