PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM DAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.54895/r8t1bv09

Keywords:

bawang merah,, pupuk kandang ayam, pupuk anorganik, pertumbuhan tanaman, pemupukan berimbang

Abstract

Produktivitas bawang merah (Allium ascalonicum L.) masih menghadapi berbagai kendala, terutama akibat rendahnya kesuburan tanah dan penggunaan pupuk yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi dosis pupuk kandang ayam dan pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah serta menentukan kombinasi perlakuan yang paling efektif. Penelitian menggunakan metode eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang ayam yang terdiri atas empat taraf (0, 10, 15, dan 20 ton ha⁻¹), sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk anorganik yang terdiri atas tiga taraf, yaitu Urea 100 kg ha⁻¹ + SP-36 50 kg ha⁻¹ + KCl 50 kg ha⁻¹; Urea 150 kg ha⁻¹ + SP-36 100 kg ha⁻¹ + KCl 100 kg ha⁻¹; dan Urea 200 kg ha⁻¹ + SP-36 150 kg ha⁻¹ + KCl 150 kg ha⁻¹. Seluruh perlakuan diulang tiga kali sehingga diperoleh 36 unit percobaan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara pupuk kandang ayam dan pupuk anorganik hanya berpengaruh nyata terhadap jumlah umbi per rumpun, sedangkan faktor tunggal pupuk kandang ayam maupun pupuk anorganik memberikan pengaruh nyata terhadap parameter tersebut. Kombinasi perlakuan A2B2 (pupuk kandang ayam 15 ton ha⁻¹ dan Urea 150 kg ha⁻¹ + SP-36 100 kg ha⁻¹ + KCl 100 kg ha⁻¹) menghasilkan respons terbaik pada sebagian besar parameter pertumbuhan dan hasil, sedangkan dosis pupuk kandang ayam 20 ton ha⁻¹ dan pupuk anorganik dosis sedang memberikan hasil terbaik pada faktor tunggal. Temuan ini menunjukkan bahwa pemupukan berimbang antara pupuk organik dan anorganik mampu meningkatkan efisiensi penggunaan hara serta berpotensi mendukung peningkatan produktivitas bawang merah secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Jumrawati, Universitas Baturaja

    Produktivitas bawang merah (Allium ascalonicum L.) masih menghadapi berbagai kendala, terutama akibat rendahnya kesuburan tanah dan penggunaan pupuk yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi dosis pupuk kandang ayam dan pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah serta menentukan kombinasi perlakuan yang paling efektif. Penelitian menggunakan metode eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang ayam yang terdiri atas empat taraf (0, 10, 15, dan 20 ton ha⁻¹), sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk anorganik yang terdiri atas tiga taraf, yaitu Urea 100 kg ha⁻¹ + SP-36 50 kg ha⁻¹ + KCl 50 kg ha⁻¹; Urea 150 kg ha⁻¹ + SP-36 100 kg ha⁻¹ + KCl 100 kg ha⁻¹; dan Urea 200 kg ha⁻¹ + SP-36 150 kg ha⁻¹ + KCl 150 kg ha⁻¹. Seluruh perlakuan diulang tiga kali sehingga diperoleh 36 unit percobaan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara pupuk kandang ayam dan pupuk anorganik hanya berpengaruh nyata terhadap jumlah umbi per rumpun, sedangkan faktor tunggal pupuk kandang ayam maupun pupuk anorganik memberikan pengaruh nyata terhadap parameter tersebut. Kombinasi perlakuan A2B2 (pupuk kandang ayam 15 ton ha⁻¹ dan Urea 150 kg ha⁻¹ + SP-36 100 kg ha⁻¹ + KCl 100 kg ha⁻¹) menghasilkan respons terbaik pada sebagian besar parameter pertumbuhan dan hasil, sedangkan dosis pupuk kandang ayam 20 ton ha⁻¹ dan pupuk anorganik dosis sedang memberikan hasil terbaik pada faktor tunggal. Temuan ini menunjukkan bahwa pemupukan berimbang antara pupuk organik dan anorganik mampu meningkatkan efisiensi penggunaan hara serta berpotensi mendukung peningkatan produktivitas bawang merah secara berkelanjutan.

  • Yulhasmir, Universitas Baturaja

    Dosen Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Baturaja

  • Susanti Diana, Universitas Baturaja

    Dosen Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Baturaja

  • Dora Fatma Nurshanti, Universitas Baturaja

    Dosen Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Baturaja

References

Armaini, Hardiyanti, T., dan Irfandri. 2021. Pertumbuhan dan Daya Hasil Bawang Merah (Allium ascolanicum L.) dengan Pemberian Pupuk Kalium dan Pupuk Kotoran Ayam pada Ukuran Bibit yang Berbeda. Jurnal Agroteknologi. 12(1): 41–48.

Atmaja, I. S. W., Subkhi, M., dan Jaenudin, A. 2021. Keragaan Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dengan Pengaturan Pupuk Kandang. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia. 6(1).

Badan Pusat Statistik. 2024. Statistik Produksi Bawang Merah Nasional 2023. BPS RI.

Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan. 2023. Data Produksi Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2023. Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan, Palembang.

Frobel, G. D., Londok, J. J. M. R., Tuturoong, R. A. V., dan Kaunang, W. B. 2020. Pengaruh Pemupukan Anorganik dan Organik terhadap Produksi Tanaman Jagung sebagai Sumber Pakan. Jurnal Zootek. 32(5).

Gun, M. K., Jamin, F. S., dan Rahim, Y. 2021. Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascolanicum L.) dengan Pemberian Mulsa Organik dan Pupuk Kotoran. JATT. 10(2): 50–58.

Istina, I. N. 2019. Peningkatan Produksi Bawang Merah melalui Teknik Budidaya yang Tepat di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian. 38(2): 79–86.

Jahung, K. F., Udayana, I. G. B., dan Wirajaya, A. A. N. M. 2022. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk KCl terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Gema Agro. 27(2): 121–126.

Januar, A., Tatang, A., dan Agus, H. 2023. Pengaruh Pupuk Kandang Ayam dan NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai Edamame pada Tanah Aluvial. Jurnal Sains Pertanian Equator.

Julianus (2021) Tarigas, A. B., Asnawati, & Listiawati, A. (2024). Pengaruh Tepung Cangkang Telur dan Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada Tanah Aluvial. Jurnal Sains Pertanian Equator.

Kasim, N., et al. 2023. Pertumbuhan dan Produksi Tiga Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada Berbagai Konsentrasi Bioslurry Cair. Jurnal Agrivigor. 12(1): 18–27.

Lingga, P., dan Marsono. 2019. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya, Jakarta.

Manidar, T., Nunun, B., dan R. M. 2019. Pengaruh Pupuk Kandang Ayam dan Waktu Aplikasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). Jurnal Produksi Tanaman. 7(7): 1181–1189.

Muhammad, A. A. G., Nurjani, dan Agus, R. 2024. Pengaruh Pupuk Kandang Sapi dan Urea serta KCl terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Daun pada Lahan Sulfa Masam dengan Sistem Budidaya Jenuh Air. Jurnal Sains Pertanian Equator. 127–132.

Nyanjang, R., Salim, A. A., dan Rahmiati, Y. 2020. Penggunaan Pupuk Organik 25-7-7 terhadap Peningkatan Produksi Mutu pada Tanaman Menghasilkan di Tanah Ultisol PT Perkebunan Nusantara.

Purnomo, S. G., Ummu, K., dan Eddi, M. 2023. Respon Pertumbuhan dan Produksi Kailan terhadap Perbedaan Penyiraman Otomatis dan Dosis Pupuk Organik Cair Limbah Pisang. Jurnal Pertanian Presisi. 7(2): 155–167.

Putri, L., Santika, W., dan Ramadhan, T. 2022. Efektivitas Kombinasi Pupuk Kandang Ayam dengan Pupuk Anorganik pada Bawang Merah Varietas Bima Brebes. Agrosains Jurnal Produksi Tanaman. 9(3): 155–164.

Rahmawati, D. 2023. Analisis Produktivitas Bawang Merah di Sumatera Selatan: Studi Kasus OKU dan Muara Enim. Jurnal Pertanian Berkelanjutan. 6(2): 77–85.

Sakdan, S., Susana, R., dan Purwaningsih. 2022. Pengaruh Pemberian Kombinasi Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk KNO₃ terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah di Tanah Gambut. Jurnal Sains Pertanian Equator. 12(1): 10–17.

Saputra, R., Widodo, H., dan Kartika, P. 2023. Pengaruh Pemupukan Berimbang Organik dan Anorganik terhadap Pertumbuhan, Ukuran Umbi, dan Hasil Bawang Merah. Jurnal Pertanian Aros. 33(2): 101–110.

Sari, M., Anggraini, D., dan Hasan, R. 2023. Kombinasi Pupuk Organik dan Anorganik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Agrivator. 14(1): 12–20.

Setiawan, A. 2023. Peran Strategis Bawang Merah dalam Pembangunan Pertanian Nasional. Jurnal Pembangunan Pertanian Indonesia. 11(1): 1–10.

Simanjuntak, P., Sitorus, E., Panataria, L. R., Saragih, M. K., dan Sianturi, M. T. 2023. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium cepa L.). Jurnal Methodagro. 9(1).

Subandi. 2020. Pengaruh Berbagai Dosis Pupuk Kalium (K) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Produksi Bawang Merah (Allium ascalonium L.) pada Tanah Lempung Berpasir. Jurnal Agrotek Tropika. 1(1): 44–49.

Sugito, S., dan Lukman, K. 2024. Pemanfaatan Kandang Ayam sebagai Pupuk Organik untuk Meningkatkan Kebersihan Lingkungan di Desa Mojosari. Abdiandaya: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. 2(2).

Suneth, R. F., Wahid, Room, M. V., dan Hidayah, I. 2020. Pengaruh Kotoran Ternak terhadap Budidaya Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Off Season. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-8 Tahun 2020.

Suryanto, A. 2022. Pengaruh Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Caisim (Brassica juncea L.). 11(3): 10–29.

Wahyuni. 2020. Pengaruh Konsentrasi Pupuk Daun dan Volume Penyiraman terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kangkung Darat (Ipomea reptans Poir). Innofarm. 17(1): 1–11.

Wijaya, W. D. 2021. Respon Dosis Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Caisim (Brassica juncea L.) Varietas Hibrida. Journal Viabel Pertanian. 10(2): 11–29.

Yuliani, S., Kartono, A., dan Rahayu, N. 2022. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan NPK terhadap Hasil Bawang Merah. Jurnal Produksi Pertanian. 2: 145–153.

Yustikasari, E. D., dan Ashari, S. 2022. Respon Pertumbuhan 4 Varietas Bawang Merah terhadap Cekaman Kekeringan. Produksi Tanaman. 10(4): 172–178.

Downloads

Published

2026-07-15

Issue

Section

Articles