Implementasi Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang
DOI:
https://doi.org/10.54895/fhcrhr79Keywords:
Policy Implementation, Cultural Heritage Preservation, Cultural Heritage Management, Regional Regulation, Van Meter and Van HornAbstract
This study aims to analyze the implementation of Tanjungpinang City Regional Regulation Number 4 of 2022 concerning the Preservation and Management of Cultural Heritage by the Department of Culture and Tourism of Tanjungpinang City. This research was motivated by various problems encountered in the preservation and management of cultural heritage, including limited human resources, budget constraints, suboptimal coordination among related institutions, and low public participation in supporting cultural heritage preservation in Tanjungpinang City. This study employed a qualitative research method with a descriptive approach. Data were collected through observation and interviews. Informants were selected using a purposive sampling technique and consisted of officials from the Department of Culture and Tourism of Tanjungpinang City, the Department of Culture of Riau Islands Province, the Cultural Preservation Center Region IV, the Cultural Heritage Expert Team (TACB), cultural heritage caretakers, village officials, traditional leaders, community leaders, and local communities surrounding cultural heritage sites. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. This study applied the policy implementation theory of Van Meter and Van Horn, consisting of policy standards and objectives, resources, characteristics of implementing organizations, inter-organizational communication and implementation activities, implementers disposition, and the social and economic environment. The results of the study indicate that the implementation of Tanjungpinang City Regional Regulation Number 4 of 2022 concerning the Preservation and Management of Cultural Heritage has been carried out by the Department of Culture and Tourism of Tanjungpinang City however it has not yet been fully optimal. In terms of policy standards and objectives, the policy goals have been well understood by the implementers. Regarding resources, limitations in expert personnel and budget support remain significant challenges. The characteristics of the implementing organization demonstrate a clear division of tasks, although inter-agency coordination still needs improvement. Inter-organizational communication has been conducted through various coordination mechanisms, but it has not operated optimally. The implementers have shown a strong commitment to supporting cultural heritage preservation. Meanwhile the social and economic environment reflects community support, although the level of public participation remains uneven. Therefore, it is necessary to strengthen resource capacity, enhance coordination among stakeholders, and increase public participation to support the sustainable preservation and management of cultural heritage in Tanjungpinang City.
References
Anggara, S. (2018). Kebijakan Publik. CV. Pustaka Setia.
Anis, M. E., Kurnia, D., Permana, D., Program, Magister, S., Pemerintahan, I., & Unjani, F. (2025). Implementasi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Cagar Budaya di Kota Bandung. 1(2), 2025. https://doi.org/10.36859/prinsip.v1i1.2926
Aqmal, R., Kamaruzaman, Mutaqhoro, A., & Yuspriandi, D. (2021). The Site of Rebah City, Abandoned Historical Witness. 2(1), 41–48. https://doi.org/10.30880/ahcs.2021.02.01.006
Atin, N., Upn, A., Timur, J., & Agustin, D. (2022). Peranan Pusat Seni dan Budaya Sebagai Bentuk Upaya Pelestarian Budaya Lokal. Dalam 34 | SINEKTIKA Jurnal Arsitektur (Vol. 19, Nomor 1). http://journals.ums.ac.id/index.php/sinektika
Billah, tashim, & Dwi Rohmadiani, L. (2021). Analisis Kawasan Cagar Budaya Sebagai Potensi Wisata Heritage Kabupaten Sumenep. Jurnal Plano Buana, 2(1).
BPS Kota Tanjungpinang. (2025). Kota Tanjungpinang Dalam Angka Tanjungpinang Municipality in Figures 2025. Vol17.
Budiman, S., Chindy Claudhia, & Mandala, E. (2022). Peran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang dalam Pemeliharaan Benda Cagar Budaya di Pulau Penyengat The Role of Tanjungpinang City Tourism and Culture Services in The Conservation of Cultural Heritage Objects on Penyengat Island. Journal of Governance and Policy Innovation (JGPI), 2(2), 2022.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, B. S. dan C. B. Pendaftaran & Penetapan Cagar Budaya.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang. (2025). Rencana Strategis (RENSTRA) 2025-2029.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang. (2021). Geospasial Tanjungpinang. Dinas Komunikasi dan Informatika.
Engkus. (2022). Kebijakan Publik (Konsep, Formulasi, Implementasi, dan Evaluasi serta Perubahan. PT Kimshafi Alung Cipta.
Fradesa, F., Arzuna, P., & Sawitry, M. (2022). Potensi Wisata Syariah Candi Muara Jambi terhadap
Pertumbuhan Ekonomi Daerah. JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia), 12(1), 53.
Hardianti, S., Larissa, D., & Hisbullah. (2022). Efektivitas Peran Pemerintah Kota Makassar dalam Pelestarian Cagar Budaya (Telaah Siyasah Syar’iyyah). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar’iyyah, 3.
Hartanto, T. (2023). Buku Referensi: Permasalahan didalam Pelestarian Kawasan Permukiman. CV. Sarnu Untung.
Keputusan Wali Kota Tanjungpinang Nomor 412 Tahun 2022 tentang Tim Ahli Cagar Budaya KotaTanjungpinang. (2022).
Keputusan Wali Kota Tanjungpinang Nomor 543 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Keputusan Wali Kota Nomor 485 Tahun 2019 tentang Penetapan Cagar Budaya Kota Tanjungpinang. (2023).
Keputusan Wali Kota Tanjungpinang Nomor 660 Tahun 2024 tentang Cagar Budaya Kota Tanjungpinang. (2024).
Keputusan Wali Kota Tanjungpinang Nomor 485 Tahun 2019 tentang Penetapan Cagar Budaya Kota Tanjungpinang. (2019).
Monika Sari, O., Yulyana Putri, C., Audi Ghofara, R., Nurfitriani Sutansi, E., Husban Basundarhamadan, A., Wijaya, Y., & Khoirunnisa, S. (2024). Perlindungan dan Pengelolaan Cagar Budaya Situs Banten Girang Berdasarkan Undang-Undang Cagar Budaya. BELEID: Journal Of Administrative Law And Public Policy, 1(2), 117–137.
Novariza, emi, & Ahdian, D. (2024). Implementasi UU Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya Oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung. Dalam Jurnal JISIPOL Ilmu Pemerintahan Universitas Bale Bandung (Vol. 8, Nomor 2).
Nugroho, R. (2018). Public Policy. PT Alex Media Komputindo.
Pemerintah Kota Tanjungpinang Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. (2020). Naskah Akademik (Rancangan Peraturan Daerah Kota Tanjungpinang tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya.
Peraturan Daerah Kota Tanjungpinang Nomor 2 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tanjungpinang Tahun 2025-2029.
Peraturan Daerah Kota Tanjungpinang Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya.
Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 7 Tahun 2015 tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya Provinsi Kepulauan Riau (2015).
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Register Nasional dan Pelestarian Cagar Budaya. (2022).
Peraturan Wali Kota Tanjungpinang Nomor 32 Tahun 2023 tentang Uraian Tugas Pokok, Fungsi,Tata Kerja dan Struktur Organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tanjungpinang Tahun 2026.
Rojabi, S. H., Arianty, A. A. S., Suteja, I. W., Ariawan, I. W. A. P., Minanda, H., Putra, P. G. P., Kurniansah, R., Koondoko, Y. Y. F., Budiatiningsih, M., Adityah, I. W. P., Sari, R. J., Hulfa, I., & Ulya, B. N. (2023). Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. CV. Intelektual Manifes Media.
Samudra, A. A., & dkk. (2023). Implementasi Kebijakan Publik & Evidence-Base Policy. Penerbit Samudra Biru (Anggota IKAPI).
Sobirin. (2023). Implementasi Kebijakan (Studi Kasus, Teori, dan Aplikasinya). Chakti Pustaka Indonesia.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.
Widodo, J. (2021). Analisis Kebijakan Publik (Konsep dan Aplikasi Analisis Kebijakan Publik). Media Nusa Creative.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amiliya Febriani, Junriana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





