PERBANDINGAN SISTEM OPERASI WINDOWS DAN LINUX DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA

Authors

  • Dimas Adji Setiawan Universitas Baturaja image/svg+xml
  • Khalik Zarka Azafix
  • gerry
  • Dzaki Nugraha
  • Achmad Sanjaya
  • Destiarini

DOI:

https://doi.org/10.54895/kompen.v4i1.3510

Keywords:

Sistem Operasi, Windows, Linux, Manajemen Sumber Daya, Komputer.

Abstract

Sistem operasi merupakan perangkat lunak yang berperan penting dalam mengelola sumber daya komputer seperti prosesor, memori, penyimpanan, dan perangkat input-output. Windows dan Linux merupakan dua sistem operasi yang banyak digunakan pada berbagai lingkungan komputasi. Perbedaan arsitektur, lisensi, keamanan, serta metode pengelolaan sumber daya menyebabkan kedua sistem operasi memiliki karakteristik yang berbeda dalam penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sistem operasi Windows dan Linux dalam pengelolaan sumber daya komputer. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan observasi terhadap beberapa aspek utama, yaitu manajemen prosesor, manajemen memori, manajemen sistem berkas, keamanan, dan efisiensi penggunaan sumber daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Linux memiliki keunggulan dalam efisiensi penggunaan sumber daya, stabilitas, dan fleksibilitas konfigurasi. Sementara itu, Windows memiliki keunggulan dalam kemudahan penggunaan, kompatibilitas perangkat lunak, dan dukungan pengguna yang luas. Dengan demikian, pemilihan sistem operasi harus disesuaikan dengan kebutuhan pengguna dan lingkungan kerja yang digunakan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] N. S. Danty, F. N. Apriani, and N. Assyiah, “Manajemen Proses dan Manajemen Memori pada Sistem Operasi,” SINTESIA: Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia, vol. 2, no. 2, pp. 1–8, 2024. DOI: https://doi.org/10.21009/SINTESIA.022.01

[2] H. Hijriah, M. A. Rahmatillah, and Z. Fatah, “Tinjauan Sistem Operasi Fungsi dan Implementasinya dalam Komputer Pribadi,” Jurnal Padamu Negeri, vol. 4, no. 2, pp. 87–95, 2025. DOI: https://doi.org/10.69714/mcsj5n27

[3] F. Fitriyani, “Strategi Pemilihan Sistem Operasi untuk Personal Computer,” Jurnal SIFO Mikroskil, vol. 16, no. 1, pp. 15–24, 2015. DOI: https://doi.org/10.55601/jsm.v16i1.183

[4] R. A. I. Prakoso, A. L. Zahra, and E. Rilvani, “Struktur Sistem Operasi Windows dalam Mendukung Kinerja Operasional,” Repeater: Publikasi Teknik Informatika dan Jaringan, vol. 3, no. 1, pp. 91–99, 2025. DOI: https://doi.org/10.62951/repeater.v3i1.346

[5] N. S. Danty, F. N. Apriani, and N. Assyiah, “Manajemen Proses dan Manajemen Memori pada Sistem Operasi,” SINTESIA, vol. 2, no. 2, 2024.

[6] D. A. Verano and E. Purnamasari, “Performance Benchmarking of Linux and Windows Operating Systems in Process and Memory Management,” SMARTICS Journal, vol. 11, no. 2, 2025. DOI: https://doi.org/10.21067/smartics.v11i2.13850

[7] G. Malik, K. Wahyudi, F. T. A. Sakti, and A. G. Anshor, “Analisa Perbandingan Manajemen Proses Multitasking pada Sistem Operasi Windows dan Linux,” Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika, vol. 3, no. 4, 2024. DOI: https://doi.org/10.55606/jtmei.v3i4.4538

[8] T. Yusnanto, S. Wahyudiono, and H. A. Wicaksono, “Analisa Kinerja Sistem Operasi Windows 10 dengan Linux Mint,” SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, vol. 1, no. 2, pp. 288–296, 2022. DOI: https://doi.org/10.55681/sentri.v1i2.210

[9] I. Rohmawati and A. Romansyah, “Analisis Perbandingan Kinerja Sistem Operasi Windows dan Linux,” Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan, vol. 1, no. 1, 2026.

[10] J. Sasongko, “Migrasi Sistem Operasi Windows ke Sistem Operasi Linux Sidux pada Laboratorium Jaringan Komputer,” Dinamik, vol. 11, no. 2, 2006. DOI: https://doi.org/10.35315/dinamik.v11i2.41

[11] M. Mufadhol, “Membangun Sistem Interoperabilitas Sistem Operasi Linux dan Windows dengan Memanfaatkan Teknologi Samba,” Jurnal Transformatika, vol. 10, no. 1, pp. 40–46, 2012. DOI: https://doi.org/10.26623/transformatika.v10i1.69

[12] D. A. Verano and E. Purnamasari, “Performance Benchmarking of Linux and Windows Operating Systems in Process and Memory Management,” SMARTICS Journal, 2025.

[13] R. Ariza, M. R. Maulana, and E. Rilvani, “Perbandingan Manajemen Memori pada Sistem Operasi Windows dan Linux,” Jurnal Sistem Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 3, no. 1, pp. 115–128, 2024. DOI: 10.59581/jusiik-widyakarya.v3i1.4471

[14] G. Malik et al., “Analisa Perbandingan Manajemen Proses Multitasking pada Sistem Operasi Windows dan Linux,” JTMEI, 2024.

[15] M. R. Kuswanto, I. F. Hanif, and R. Adriyansyah, “Perbandingan Kinerja Sistem Operasi Open Source dan Proprietary,” Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, 2025.

[16] I. Rohmawati and A. Romansyah, “Analisis Perbandingan Kinerja Sistem Operasi Windows dan Linux,” JUSTIKPEN, 2026.

[17] T. Yusnanto, S. Wahyudiono, and H. A. Wicaksono, “Analisa Kinerja Sistem Operasi Windows 10 dengan Linux Mint,” SENTRI, 2022.

[18] A. I. Azzam and H. Siregar, “Analisis Perbandingan Algoritma Penjadwalan CPU pada Sistem Operasi Linux,” REMIK, vol. 9, no. 3, 2025. DOI: 10.33395/remik.v9i3.14924

[19] R. A. I. Prakoso, A. L. Zahra, and E. Rilvani, “Struktur Sistem Operasi Windows dalam Mendukung Kinerja Operasional,” Repeater, 2025.

[20] R. Jameson and J. A. Ginting, “Analisis Kinerja Sistem Berkas Linux pada Lingkungan Desktop dengan Sumber Daya Terbatas,” JATI, vol. 10, no. 1, 2026. DOI: 10.36040/jati.v10i1.16802

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

PERBANDINGAN SISTEM OPERASI WINDOWS DAN LINUX DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA. (2026). Komputer Dan Pembelajaran, 4(1), 6-11. https://doi.org/10.54895/kompen.v4i1.3510