TRANSFORMASI PULAU SEMUT: SINERGI PROGRAM KAMPUNG IKLIM (PROKLIM) DALAM RESILIENSI EKOWISATA LOKAL
Keywords:
Pulau Semut, ProKlim, Resiliensi Ekowisata, Adaptasi, Mitigasi.Abstract
Pulau Semut, yang terletak di kawasan pesisir Riau, menghadapi tantangan ganda berupa ancaman degradasi lingkungan
akibat perubahan iklim dan kebutuhan akan pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis transformasi Pulau Semut melalui integrasi Program Kampung Iklim (ProKlim) dalam memperkuat
resiliensi ekowisata berbasis masyarakat. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengevaluasi
bagaimana sinergi antara aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dapat berjalan beriringan dengan pengembangan
destinasi wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ProKlim di Pulau Semut telah memicu perubahan
signifikan dalam tata kelola lingkungan. Langkah-langkah adaptasi seperti restorasi mangrove dan pembangunan
infrastruktur tahan banjir tidak hanya melindungi kawasan dari abrasi, tetapi juga menciptakan daya tarik estetika bagi
wisatawan. Secara simultan, aksi mitigasi melalui pengelolaan sampah terpadu dan penggunaan energi terbarukan di area
wisata telah menurunkan jejak karbon lokal. Sinergi ini membangun "Resiliensi Ekowisata" di mana ekosistem yang pulih
menjadi modal utama daya tarik wisata, sementara pendapatan dari ekowisata memberikan pendanaan berkelanjutan
untuk pemeliharaan lingkungan. Kunci keberhasilan transformasi ini terletak pada partisipasi aktif kelompok sadar wisata
(Pokdarwis) dan dukungan lintas sektor antara pemerintah, swasta, dan akademisi. Integrasi ProKlim terbukti mengubah
wajah Pulau Semut dari kawasan rentan menjadi destinasi ekowisata tangguh yang mampu beradaptasi dengan dinamika
iklim global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model sinergi ProKlim merupakan strategi efektif untuk mencapai
kemandirian ekonomi sekaligus pelestarian lingkungan di wilayah pesisir.
References
Rianita, D., Husna, K., Yandra, A., & Arfi, R. R. (2024).
Edukasi Perundungan Siber Melalui Permainan
Peran di Kalangan Pelajar SMA Negeri 2 Minas
Kabupaten Siak. 4(2), 275–284.
Sari, F. M., & Rianita, D. (2025). Room of Civil Society
Development Pengembangan Usaha Gula Merah
Nira Sawit di Maredan Barat Kecamatan Tualang
Kabupaten Siak. 4(5), 849–860.
Sari, F. M., Zulkifli, A., Arfi, R. R., & History, A.
(2025). Insanta : Jurnal Pengabdian Kepada
Masyarakat Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga
Mengembangkan Hasil Perkebunan di Desa
Maredan Barat Kecamatan Tualang Kabupaten
Siak.
(April),
–80.
https://doi.org/10.61924/insanta.v3i2.53
Setiawan, D., & Latifa Siswati. (2021). Mesin Pencacah
Daun Dan Pelepah Kelapa Sawit Untuk Peternak
Sapi Di Desa Pancar Gading Kecamatan Tapung
Kabupaten Kampar - Riau. Dinamisia : Jurnal
Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(5), 1286
https://doi.org/10.31849/dinamisia.v5i5.7741
Siswati, L., Eterudin, H., Setiawan, D., Ratnaningsih, A.
T., & Yandra, A. (2022). Penyadaran Kepada Ibu
Rumah Tangga dalan Pemisahan Sampah Organik
dan Anorganik Rumah Tangga di Kecamatan
Minas. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan
Pelatihan,
(1),
–101.
https://ejournal.kompetif.com/index.php/diklatre
view/article/view/913







